Kamis, 17 April 2014

Menjadi Minoritas

Pernahkah kamu menjadi kaum minoritas?  Bagian dari kelompok kecil yang melawan kelompok besar. Merasa sendiri disaat orang beramai-ramai. Semuanya seakan berada di arus yang berlawanan dengan kamu. Tapi kamu cuma sendiri. Tidak ada yang setuju dengan kamu. Tidak ada yang support kamu. Mereka malah terus menggempur pertahananmu agar kamu menjadi bagian dari mereka. Hal yang benar menjadi tidak kelihatan karena kamu cuma minoritas. Pernahkah kamu seperti itu?

Aku pernah. Bahkan mungkin bisa dibilang cukup sering. Menjadi kaum minoritas yang bertentangan dengan orang-orang kebanyakan. Minoritas dalam konteks ini adalah dalam lingkungan sekolah dan pertemanan. Teman-temanku banyak yang tidak sejalan dengan aku. Aku tau setiap orang berbeda. Tapi ini dalam hal prinsip. Misalnya dalam hal kejujuran dan pembagian waktu antara belajar dan bermain. Disaat teman-temanku sibuk bermain, aku bercapek-capek ria belajar. Di saat aku pegang buku sedikit saja, mereka selalu bilang "Capek aku lihat kamu belajar", atau "Aku yang pusing liat kamu belajar terus", atau "Berhenti sudah belajar". Padahal aku tidak selalu belajar. Aku bahkan merasa porsi mainku lebih banyak daripada belajarku. Tapi masih saja mereka berkata begitu setiap aku pegang buku. Seakan-akan aku tidak pernah main, seakan-akan hidupku kaku, tertekan dan terkekang , seakan-akan aku tidak bahagia. Padahal aku bahagia sekali dengan hidupku. Bukannya setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang konsep kebahagiaan? Bahagia itu bukan selalu kita pergi main, hang out, keluar malam, ngumpul-ngumpul tidak penting, atau ngobrol kesana kemari seperti yang mereka pikir. Bahagia itu bisa berarti kumpul bersama keluarga, memberikan kesenangan kepada diri sendiri tapi tidak melupakan kewajiban, menikmati melakukan kegiatan di rumah, dan lain-lain. Bahkan sikap mereka tidak berubah saat mendekati ujian. Mereka semakin kacau dan menghabiskan waktu sia-sia.

Belum lagi masalah kejujuran. Setiap ulangan/ujian selalu saja mereka melakukan hal-hal yang tidak terpuji. Yaah, tidak perlu aku sebut juga pasti sudah tau yang ku maksud apa. Aku merasa sendiri banget. Seakan-akan yang aku lakukanlah yang salah. dan merekalah yang benar. Kebenaran sudah semakin kabur. Dan juga sepertinya kesannya mereka jaga jarak lah sama aku karena prinsip yang berbeda. Aku sih gak masalah dan yaah terserahlah mereka mau bagaimana-bagaimana asal jangan ganggu juga prinsipku. Dan tidak sibuk urusin aku saat aku pegang buku.

Pernah seorang teman berkata " Kalo semua negatif pasti ikut negatif yang positif. Karena yang negatif banyak, yang positif sedikit." Tapi aku punya keyakinan berbeda. Positif akan selalu menang jika nilai positif itu besar. Sebanyak apapun nilai negatif jika nilai positif (sifat berjiwa besar dan berprinsip kuat) lebih besar, positif akan selalu menang. Kebenaran tetaplah kebenaran. Dan keyakinan itu aku pegang teguh.

Toh banyak orang-orang sukses di dunia ini dulunya adalah orang-orang minoritas. Yang berbeda dengan orang-orang kebanyakan, yang dulu di bully, di jauhi oleh teman-temannya karena dipikir 'gak asik', dan lain-lain. Tapi buktinya? Mereka sukses dan merekalah yang menjadi orang-orang hebat dan menjadi pemimpin di bidang-bidang yang mereka kuasai. Seperti katanya Martin Luther King, Jr "Almost always, the creative dedicated Minority has made the world better".

Yup. Benar sekali kata-katanya si Om Martin. Tidak selamanya yang minoritas itu salah. Tidak selamanya yang minoritas itu kalah. Tidak selamanya yang minoritas akan terus menjadi minoritas. Bisa jadi suatu saat si mayoritaslah yang mengikuti si minoritas. Asalkan kamu tetap berpegang pada prinsip kebenaran dan menunjukkan kepada mereka bahwa minoritas tidak selalu lemah.

So, berbahagialah kamu jika kamu minoritas yang benar .



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yang Dipikirkan Sahabat Jomblo Setiap Kita Cerita Kisah Cinta

 Warning: tulisan ini tidak sengaja aku temukan di buku catatanku. Aku juga gak tau ini jaman aku SMA atau Kuliah. Jujur saja aku juga kaget...